Nama : Arietsya Lisvinanda
Kelas : 1EB21
NPM : 29210229
Pengertian Pendapatan Nasional
Konsep pendapatan nasional pertama kali dicetuskan oleh Sir William Petty dari Inggris yang berusaha menaksir pendapatan nasional negaranya(Inggris) pada tahun 1665.alat utama sebagai pengukur kegiatan perekonomian adalah Produk Nasional Bruto (Gross National Product, GNP), yaitu seluruh jumlah barang dan jasa yang dihasilkan tiap tahun oleh negara yang bersangkutan diukur menurut harga pasar pada suatu negara.
Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun. Pendapatan nasional secara sederhana dapat diartikan sebagai jumlah pendapatan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu (biasanya satu tahun).
Jika dilihat dari jumlah barang atau jasa yang dihasilkan, produk nasional dikelompokkan menjadi Gross Domestic Product (GDP) dan Gross National Product (GNP). Dari kedua konsep tersebut melahirkan konsep Gross Domestic Regional Product (GDRP), Net National Product (NNP), Net National Income (NNI), Personal Income (PI), dan Disposable Income (DI) .
Setuju atau Tidaknya Suatu Negara dikatakan Sejahtera jika diukur berdasarkan Pendapatan Nasional ?
Pendapatan Nasional bisa digunakan untuk mengukur tingkat kemakmuran suatu negara dan juga untuk mengetahui struktur perekonomian nasional dari suatu negara, contohnya adalah dengan penggunaan perhitungan pendapatan nasional dari suatu negara bisa diketahui apakah negara tersebut termasuk negara agraris atau negara industri.
Disamping itu, data pendapatan nasional juga dapat digunakan untuk menentukan besarnya kontribusi berbagai sektor perekomian terhadap pendapatan nasional, misalnya sektor pertanian, pertambangan, industri, perdaganan, jasa, dan sebagainya. Data tersebut juga digunakan untuk membandingkan kemajuan perekonomian dari waktu ke waktu, membandingkan perekonomian antarnegara atau antardaerah, dan sebagai landasan perumusan kebijakan pemerintah.
Masyarakat pelaku kegiatan ekonomi akan terus berusaha memperoleh pendapatan untuk memenuhi semua kebutuhan sehingga menjadikan masyarakat makmur. Jika seluruh pendapatan atau pengeluaran yang dilakukan pelaku ekonomi di dalam suatu negara dijumlahkan maka akan terbentuklah pendapatan nasional. Besarnya pendapatan nasional ditentukan oleh jumlah produk yang dihasilakan oleh para pelaku ekonominya.
Setuju atau tidaknya suatu negara dikatakan sejahtera atau maju atau tidaknya jika hanya diukur berdasarkan Pendapatan Nasionalnya saja tergantung pendapat kita masing-masing.Dan sebetulnya Pendapatan Nasional itu sendiri artinya jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) disuatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya dalam jangka waktu satu tahun.
Dan menurut saya, Sebenarnya suatu Negara yang dikatakan Sejahtera atau maju jika hanya diukur berdasarkan pendapatan nasionalnya itu tidak dibenarkan menurut saya.Karena buktinya saja saat ini pendapatan nasional Indonesia bisa di bilang sejahtera atau maju dari segi agraris atau dari sektor pertaniannya itu dimata dunia, tetapi sebetulnya itu masih ada saja masyarakat-masyarakatnya yang masih kelaparan,miskin dan jauh dari kata sejahtera.itulah yang tidak bisa dilihat dari segi pendapatan nasionalnya yang bisa menyimpulkan dengan mudahnya suatu masyarakat itu sejahtera dilihat dari segi pendapatan nasionalnya saja, karena sebetulnya jika dilihat lebih dalam masih banyak masyarakat yang jauh dari kata sejahtera jika diukur berdasarkan pendapatan nasionalnya saja.